Preferensi Konsumen Thailand: Pakaian dan Aksesori

Preferensi Konsumen Thailand: Pakaian dan Aksesori

Preferensi Konsumen Thailand: Pakaian dan Aksesori – Konsumen kelas menengah melihat fashion sebagai bentuk akhir dari ekspresi diri. Saat ini, pakaian memiliki lebih dari tujuan praktis. Orang merasa lebih percaya diri jika apa yang mereka kenakan cocok dengan kepribadian, identitas, dan suasana hati mereka.

Preferensi Konsumen Thailand: Pakaian dan Aksesori

Menurut studi penelitian HKTDC baru-baru ini, 86% konsumen Thailand berencana untuk membelanjakan lebih banyak atau hampir sama dengan yang mereka lakukan saat ini untuk pakaian fashion dalam tiga tahun ke depan.

Ini menghadirkan peluang luar biasa bagi merek pakaian fashion yang dapat mengikuti perubahan selera konsumen dalam selera mode dan secara akurat mencerminkan zeitgeist. Beberapa tren fesyen yang mungkin mempengaruhi sektor bisnis yang cepat berubah dan sangat kompetitif ini dibahas di bawah ini.

Fashion sebagai sarana ekspresi diri

Hasil survei dan kelompok fokus mengungkapkan bahwa orang Thailand kelas menengah semakin mencari cara untuk mengekspresikan individualitas mereka dan mencerminkan citra diri mereka melalui apa yang mereka beli dan bagaimana mereka hidup.

Orang merasa lebih percaya diri jika pakaian yang mereka kenakan sesuai dengan kepribadian mereka, sesuai dengan gaya mereka dan mencerminkan suasana hati mereka saat ini. Apa yang orang kenakan mungkin tidak mengungkapkan karakter lengkap mereka, tetapi itu memberikan gambaran langsung dari gambar yang ingin mereka tampilkan kepada dunia.

Satu komentar yang mencerminkan tren ini dibuat oleh seorang responden survei wanita berusia 32 tahun dari Bangkok, yang mengatakan: “Fashion adalah bentuk ekspresi diri favorit saya. Tidak ada dua orang yang memiliki gaya pribadi yang sama persis. Beberapa orang pemalu sementara yang lain berani, tetapi kita semua dapat menunjukkan kepada dunia cara kita yang berbeda dalam mendekati mode, yang dapat meningkatkan kepercayaan diri.”

Ekspresi diri adalah mata uang baru dalam industri fashion. Merek fashion harus mencocokkan produk mereka dengan pengalaman dan citra diri pelanggan mereka. Sebuah merek fashion perlu mengembangkan citra laser yang tajam untuk disampaikan kepada pelanggan sasaran khusus mereka. Selain itu, harus memastikan bahwa gambar tersebut selaras dengan kisah merek mereka yang diceritakan melalui berbagai saluran digital dan non-digital.

Merek seperti Nike, Michael Kors, dan Under Armour adalah beberapa merek terlaris di Thailand. Mereka memiliki satu kesamaan mereka semua berhasil menguraikan gaya hidup pelanggan mereka dan memahami apa yang memotivasi mereka untuk mengembangkan citra diri tertentu.

Jika konsumen merasa bahwa ada kesamaan yang luas antara citra diri mereka sendiri dan kepribadian merek tertentu, ini dapat menciptakan ikatan emosional yang kuat antara pelanggan dan merek. Hal ini membuat konsumen lebih loyal terhadap merek dan meningkatkan nilai seumur hidup mereka terhadap merek.

Athleisure – saat olahraga bertemu fashion

Athleisure adalah tren mode yang sedang naik daun di Thailand. Mengenakan pakaian kasual namun bergaya untuk hampir setiap kesempatan adalah praktik umum sekarang, dan segmen pasar ini diperkirakan akan terus berkembang.

Orang Thailand kelas menengah lebih menyukai pakaian nyaman yang mewujudkan waktu luang yang atletis dan santai intisari dari olahraga. Seperti yang dikatakan oleh seorang responden laki-laki berusia 28 tahun:

“Ketika saya membeli cappuccino di kedai kopi, atau bertemu teman untuk minum setelah bekerja, saya tidak ingin berdandan dan terlihat terlalu serius, saya ingin untuk merasa nyaman dan tetap tampil gaya. Pakaian dan alas kaki pertunjukan olahraga yang memiliki semacam desain busana sangat cocok dengan gaya hidup saya.”

Menurut ecommerceIQ E-Marketplace Survey Thailand 2018, Nike.com adalah situs web yang paling banyak dikunjungi dalam kategori “fashion and apparel” di Thailand, diikuti oleh Uniqlo, e-marketplace Zilingo, dan e-retailer streetwear CarnivalBKK.

Hal ini menunjukkan bahwa pembeli Thailand lebih memilih pakaian yang lebih nyaman. Busana jalanan dan pakaian olahraga, seperti sepatu kets, celana yoga, celana ketat, celana pendek, dan legging yang bisa kasual dan trendi, paling populer di kalangan konsumen Thailand.

Preferensi Konsumen Thailand: Pakaian dan Aksesori

Zilingo adalah e-marketplace mode dengan ribuan penjual di seluruh Asia Tenggara. Katalog produk terlarisnya meliputi pakaian anak-anak (khususnya pakaian anak laki-laki), sepatu kasual dan sandal untuk pria, gaun dasar, sandal kasual dan trendi untuk wanita, dan aksesoris (terutama tas kecil). Hal ini menunjukkan bahwa pelanggannya lebih memilih pakaian kasual dan pakaian dasar yang dapat didandani atau didandani untuk bekerja dan bermain.

Tuntutan akan kenyamanan, gaya dan performa dalam pakaian dan alas kaki telah mendorong konsumen Thailand untuk memasukkan pakaian olahraga ke dalam lemari pakaian mereka. Banyak merek mewah dan olahraga telah memperluas jangkauan mereka untuk mendapatkan keuntungan dari tren yang berkembang ini.